JALAN MULIA BERUNSUR DELAPAN

Jalan Mulia Berunsur Delapan (Jalan Utama Beruas Delapan) yang akan membawa kita ke Jalan Menuju Lenyapnya Penderitaan / Dukkha, yaitu :

1. Pengertian Benar (sammä-ditthi) menembus arti dari :

- Empat Kesunyataan Mulia
– Hukum Tilakkhana (Tiga Corak Umum)
– Hukum Paticca-Samuppäda
– Hukum Kamma

2. Pikiran Benar (sammä-sankappa)

- Pikiran yang bebas dari nafsu-nafsu keduniawian (nekkhamma-sankappa).
– Pikiran yang bebas dari kebencian (avyäpäda-sankappa)
– Pikiran yang bebas dari kekejaman (avihimsä-sankappa)

3. Ucapan Benar (sammä-väcä)

Dapat dinamakan Ucapan Benar, jika dapat memenuhi empat syarat di bawah ini :

- Ucapan itu benar
– Ucapan itu beralasan
– Ucapan itu berfaedah
– Ucapan itu tepat pada waktunya

4. Perbuatan Benar (sammä-kammanta)

- Menghindari pembunuhan
– Menghindari pencurian
– Menghindari perbuatan a-susila

5. Pencaharian Benar (sammä-ajiva)

Lima pencaharian salah harus dihindari (M. 117), yaitu :

- Penipuan
– Ketidak-setiaan
– Penujuman
– Kecurangan
– Memungut bunga yang tinggi (praktek lintah darat)

Di samping itu seorang siswa harus pula menghindari lima macam perdagangan , yaitu :

- Berdagang alat senjata
– Berdagang mahluk hidup
– Berdagang daging (atau segala sesuatu yang berasal dari penganiayaan mahluk-mahluk hidup)
– Berdagang minum-minuman yang memabukkan atau yang dapat menimbulkan ketagihan
– Berdagang racun.

6. Daya-upaya Benar (sammä-väyäma)

- Dengan sekuat tenaga mencegah munculnya unsur-unsur jahat dan tidak baik di dalam bathin.
– Dengan sekuat tenaga berusaha untuk memusnahkan unsur-unsur jahat dan tidak baik, yang sudah ada di dalam bathin.
– Dengan sekuat tenaga berusaha untuk membangkitkan unsur-unsur baik dan sehat di dalam bathin.
– Berusaha keras untuk mempernyata, mengembangkan dan memperkuat unsur-unsur baik dan sehat yang sudah ada di dalam bathin.

7. Perhatian Benar (sammä-sati)

Sammä-sati ini terdiri dari latihan-latihan Vipassanä-Bhävanä (meditasi untuk memperoleh pandangan terang tentang hidup), yaitu :
– Käyä-nupassanä = Perenungan terhadap tubuh
– Vedanä-nupassanä = Perenungan terhadap perasaan.
– Cittä-nupassanä = Perenungan terhadap kesadaran.
– Dhammä-nupassanä = Perenungan terhadap bentuk-bentuk pikiran.

8. Konsentrasi Benar (sammä-samädhi)

Latihan meditasi untuk mencapai Jhäna-Jhäna.

Di kutip dari salah satu sumber di internet

Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia

Written By. VIRYA PUTRA

Please Follow My Twitter @tzuchi_indo

Mari Kita Sebarkan Dhamma Yang Indah Pada Awalnya, Indah Pada Pertengahannya, Dan Indah Pada Akhirnya.

SADHU…SADHU…SADHU…

Categories: pembelajaran dhamma | Tinggalkan komentar

Post navigation

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: